Senin, 22 Oktober 2012
Selasa, 17 April 2012
Indikator Forex USS (Ustad Sobri System)
Mr. Thomas dan Mr. Jason from USA ( salah satu broker terkenal didunia Wakil Presiden FXDD - www.fxdd.com ) pada tanggal 15 Juli 2007 datang ke Malaysia bertujuan khusus untuk mengetahui USS System. Mereka sangat memuji USS system karena system ini memiliki teknik yang mudah dipraktekkan dan sangat mudah dalam mengambil keuntungan demi keuntungan Trading Forex.
System ini diciptakan oleh Ustad Sobri yang berasal dari Negara Malaysia yang selalu rutin mengadakan program-program pelatihan yang dinamakan USS System. Program- program pelatihan ini bertujuan untuk mengajarkan cara bertrading forex secara mandiri dan menghasilkan keuntungan yang sangat maksimal.
Teknik ini tidak membutuhkan modal besar saat memulainya dan sangat mudah sekali diterapkan, terbukti oleh para member pelatihan ini dengan modal yang sangat minimal dan pengetahuan yang awam tetap menghasilkan penghasilan diatas 1% per hari dan bahkan bisa mencapai angka 100% setiap bulan.
USS System bisa dipergunakan tanpa berdasarkan analisa fundamental / berita dan tanpa menggunakan analisis grafik teknikal. Selain itu sudah diuji coba dan diriset dalam waktu lebih dari 3 tahun dan sudah terbukti bisa menghasilkan profit yang sangat besar dan stabil jika dibandingkan dengan suku bunga deposito, reksadana dan sektor bisnis.
Download indikatornya disini gan,, Download
System ini diciptakan oleh Ustad Sobri yang berasal dari Negara Malaysia yang selalu rutin mengadakan program-program pelatihan yang dinamakan USS System. Program- program pelatihan ini bertujuan untuk mengajarkan cara bertrading forex secara mandiri dan menghasilkan keuntungan yang sangat maksimal.
Teknik ini tidak membutuhkan modal besar saat memulainya dan sangat mudah sekali diterapkan, terbukti oleh para member pelatihan ini dengan modal yang sangat minimal dan pengetahuan yang awam tetap menghasilkan penghasilan diatas 1% per hari dan bahkan bisa mencapai angka 100% setiap bulan.
USS System bisa dipergunakan tanpa berdasarkan analisa fundamental / berita dan tanpa menggunakan analisis grafik teknikal. Selain itu sudah diuji coba dan diriset dalam waktu lebih dari 3 tahun dan sudah terbukti bisa menghasilkan profit yang sangat besar dan stabil jika dibandingkan dengan suku bunga deposito, reksadana dan sektor bisnis.
Download indikatornya disini gan,, Download
Indikator Yang Mempengaruhi USD
Berikut ini beberapa hal yang bisa berpengaruh terhadap USD
1.Average Earning >>>Naik>>>Menguat
2.Balance of Payment >>>Naik>>>Menguat
3.Budget Deficit >>>Turun>>>Menguat
4.Business Inventories >>>Turun>>>Menguat
5.Capacity Utilization >>>Naik>>>Menguat
6.Car Sales >>>Naik>>>Menguat
7.Chigago PMI (Purchasing Management Index) >>>Naik>>>Menguat
8.Constuction Spending >>>Naik>>>Menguat
9.Consumer Confidence Index (CCI) >>>Naik>>>Menguat
10.Consumer Credit (CI) >>>Naik>>>Menguat
11.Consumer Price Index (CPI) >>>Naik>>>Menguat
12.Consumer Spending (Expenditure) >>>Turun>>>Menguat
13.Cost of Living >>>Naik>>>Menguat
14.Current Account >>>Turun>>>Menguat
15.Corporate Profit >>>Naik>>>Menguat
16.Deflasi >>>Naik>>>Menguat
17.Discount Rate >>>Naik>>>Menguat
18.Durabel Goods Orders >>>Naik>>>Menguat
19.Economic Monetary System (EMS) >>>Naik>>>Menguat
20.Factory Orders >>>Naik>>>Menguat
21.Federal Budget >>>Naik>>>Menguat
22.Federal Reserve Fund >>>Naik>>>Menguat
23.Gross Domestic Product (GDP) >>>Naik>>>Menguat
24.Gross National Product (GNP) >>>Naik>>>Menguat
25.Housing Start >>>Naik>>>Menguat
26.Indutrial Productions >>>Naik>>>Menguat
27.Invisible Trade >>>Turun>>>Menguat
28.Jobless Claims >>>Turun>>>Menguat
29.Leading Indicator >>>Naik>>>Menguat
30.Money Supplay (M1, M2, M3, M4) >>>Naik>>>Menguat
31.National Association >>>Naik>>>Menguat
32.(NAPM) >>>Naik>>>Menguat
33.Non Farm Payrolls >>>Naik>>>Menguat
34.Personal Expenditure >>>Naik>>>Menguat
35.Personal Income >>>Turun>>>Menguat
36.Prime Rate >>>Naik>>>Menguat
37.Product Price Index (PPI) >>>Naik>>>Menguat
38.Public Sector Debt Repayment >>>Naik>>>Menguat
39.Retail Sales >>>Turun>>>Menguat
40.Trade Balance >>>Naik>>>Menguat
41.Trade Devicit >>>Turun>>>Menguat
42.Trade Weighted Index >>>Turun>>>Menguat
43.Unemployment Rate >>>Turun>>>Menguat
44.Unit Labour Cost >>>Naik>>>Menguat
45.Value Added Tax >>>Naik>>>Menguat
46.Visible Trade >>>Naik>>>Menguat
Analisa Fundamental
NEWS CATEGORY TARGET STOPLOSS
1.NonFarm Payroll USA 100 30
2.FOMC Release 100 40
3.Durrable Good 45 25
4.Bussines Inventories 45 25
5.Initial Jobles Claim 45 25
6.Trade Balance 60 35
7.PPI USA 60 35
8.Personal Income 60 25
9.Consumer Confidence 60 35
10.Consumer Price Index 45 35
11.Chigago PMI 60 35
12.Factory Order/Inventoris 70 35
13.Whosale Sales/Inventoris 40 25
14.Univ Michigan Survey 30 20
15.Home Sales 30 20
16.ISM Manufacturers 70 30
17.GDP 90 30
Jika forecast hal positif > prev dan actualnya jauh lebih besar => terus menguat.
Jika forecast hal positif < prev dan actualnya jauh lebih besar => menguat mendadak.
Jika forecast hal positif > prev dan actualnya jauh lebih kecil => melemah mendadak.
Jika forecast hal positif < prev dan actualnya jauh lebih besar => terus melemah.
Jika forecast hal negatif > prev dan actualnya jauh lebih besar => terus melemah.
Jika forecast hal negatif < prev dan actualnya jauh lebih besar => melemah mendadak.
Jika forecast hal negatif > prev dan actualnya jauh lebih kecil => menguat mendadak
Jika forecast hal negatif < prev dan actualnya jauh lebih kecil => terus menguat
Jika antara forecast, prev dan actual perbedaannya tipis, biasanya tidak terlalu berpengaruh pada pergerakan market
Jika forecast hal positif > prev dan actualnya jauh lebih besar => terus menguat.
Jika forecast hal positif < prev dan actualnya jauh lebih besar => menguat mendadak.
Jika forecast hal positif > prev dan actualnya jauh lebih kecil => melemah mendadak.
Jika forecast hal positif < prev dan actualnya jauh lebih besar => terus melemah.
Jika forecast hal negatif > prev dan actualnya jauh lebih besar => terus melemah.
Jika forecast hal negatif < prev dan actualnya jauh lebih besar => melemah mendadak.
Jika forecast hal negatif > prev dan actualnya jauh lebih kecil => menguat mendadak
Jika forecast hal negatif < prev dan actualnya jauh lebih kecil => terus menguat
Jika antara forecast, prev dan actual perbedaannya tipis, biasanya tidak terlalu berpengaruh pada pergerakan market
Rabu, 11 April 2012
Teknik Scalping Andalan Saya
Saya mau share teknik scalping andalan ane gan, mudah2an bermanfaat ya..
Indikator:
SMA: 10
SMA: 20
SMA: 50
MA10 Cross Down MA20 dan MA50= Sell
Mulai trading dari Jam 14.00-22.00 WIB
happy:
Salam Profit,,
Indikator:
SMA: 10
SMA: 20
SMA: 50
Cara OP:
MA10 cross Up MA20 dan MA50= BuyMA10 Cross Down MA20 dan MA50= Sell
Contoh OP:
Hasil Scalping:
TP minimal 3-5 Pips.. :
Mulai trading dari Jam 14.00-22.00 WIB
happy:
Salam Profit,,
Senin, 19 Maret 2012
Cara Membuka Akun Demo Insta Forex
Setelah Anda mendownload Platform Trading Insta Trader (Terminal Trading), silahkan ikuti instruksi berikut ini:
1.Pilih menu File kemudian Pilih Open An Account
1.Pilih menu File kemudian Pilih Open An Account
2.Isi Form sesuai data Anda kemudian klik Next
3.Klik Scan pada bagian bawah untuk mengetes koneksi server kemudian pilih InstaForex-Demo.com, kemudian klik Next untuk melanjutkan.
4.Registrasi selesai, nanti akan tampil data akun demo Anda, lalu klik Finish
5.Anda akan login otomatis ke akun demo dan bisa memulai transaksi.
Cara Pendaftaran Akun Insta Forex
Untuk anda yang mau membuka akun Instaforex, berikut ini cara daftar instaforex yang paling mudah. Yaitu cukup dengan dua langkah anda sudah memiliki account instaforex baru. Langsung saja untuk daftar instaforex, klik disini.
Lalu isikan datanya seperti ini:
Setelah anda menekan tombol membuka akun/membuka rekening, maka saat itu juga prosesnya telah selesai. Seperti ini konfirmasi bahwa akun instaforex anda telah berhasil dibuat.
Langkah selanjutnya adalah buka email anda, anda akan mendapatkan konfirmasi pembukaan akun secara detail termasuk password dan PIN seperti ini.
Kini anda telah memiliki akun instaforex yang baru. Jika anda telah memahaminya, klik tombol dibawah ini untuk membuka akun.
Langkah Selanjutnya:
Setelah pendaftaran Anda telah selesai, silahkan download terminal Trading MT4 dan Install di PC Anda.
Download Trading Terminal Untuk Versi Windows,
Langkah Selanjutnya:
Rebate InstaForex Dibayar Setiap Hari
Apa Rebate Forex itu?
Rebate Forex adalah sharing atau bagi hasil dari komisi yang kami dapatkan dari broker InstaForex. Setiap Anda membayar spread pada setiap open posisi trading Anda, kami sebagai partner dibayar oleh broker InstaForex dari sebagian spread tersebut, kemudian kami mengembalikan sebagian komisi kami kepada Anda sebagai bagi hasil antara Introducing broker dengan trader. Kami memberikan rebate tertinggi diantara sharing rebate lainnya, yaitu memberikan sharing rebate 1.0 sampai 1.3 Pips (1.0-1.3 Point) setiap transaksi yang selesai, terlepas transaksi trading itu profit atau loss. Semakin banyak anda trading, semakin banyak pula USD yang akan Anda dapatkan. Rebate Forex ini juga bisa Anda gunakan untuk mendapatkan profit sampingan yang fix dari setiap transaksi trading Anda. Caranya? Hanya tinggal buka akun InstaForex baru melalui afifliasi kami.
Apa Keuntungan Bergabung Dalam Rebate Forex di CaraBelajarTradingForex?
-Mendapatkan rebate forex sebesar 1.0 sampai 1.3 Pips dari setiap transaksi tanpa syarat apapun.
-Modal minimal $1
-Anda dapat melakukan cek rebate secara realtime beberapa saat setelah Anda Close Posisi.
-Pembagian rebate setiap hari.
-Sharing rebate 1.0 sampai 1.3 Pips.
-Pengiriman rebate forex dikirim secara otomatis ke akun trading Anda.
Bagaimana cara Mendapat Rebate Forex di CaraBelajarTradingForex?
-Buka akun InstaForex Disini, jangan lupa cantumkan kode "DAON" pada kolom affiliasi di form register.
-Hanya khusus untuk Akun "Standard".
Berapa Besarnya Rebate Yang Saya Dapat Dari CaraBelajarTradingForex
Saldo atau Deposit minimal $1 InstaForex Std Lot mendapatkan rebate 1.0 sampai 1.3 Pip per Lot.
Saldo atau Deposit minimal $1 InstaForex Std Lot mendapatkan rebate 1.0 sampai 1.3 Pip per Lot.
Rabu, 14 Maret 2012
Williams Percent Range %R
Indikator teknik Williams Percent Range (%R) adalah indikator dinamis, yang menentukan syarat overbought atau oversold pada pasar. Williams Percent Range dan Stochastic Oscillator sangat mirip. Perbedaan satu-satunya adalah yang pertama memiliki skala naik turun dan Stochastic Oscillator memiliki smoothing internal.
Nilai indikator dengan jangkauan 80-100% menunjukkan bahwa pasar Oversold. Nilai indikator dengan jangkauan antara 0-20% menunjukkan Overbought. Saat indikator berada dalam skala naik turun, nilainya biasanya menunjukkan simbol minus (contoh -30%). Selama analisa anda dapat mengabaikan simbol minus.
Seluruh indikator Overbought/Oversold mengikuti satu peraturan; bertindak sesuai sinyal saat terjadi perubahan harga. Contoh, jika indikator Overbought/Oversold menunjukkan kondisi Overbought, lebih baik menunggu sampai harga turun sebelum melakukan deal penjualan.
Indikator William Percent Range dapat melihat pembalikkan harga. Indikator hampir selalu membentuk naik dan turun dalam arah balik beberapa hari sebelum harga mencapai puncak dan menurun. Dengan demikian, William Percent Range membentuk naik dan turun beberapa hari sebelum harga naik.
Nilai indikator dengan jangkauan 80-100% menunjukkan bahwa pasar Oversold. Nilai indikator dengan jangkauan antara 0-20% menunjukkan Overbought. Saat indikator berada dalam skala naik turun, nilainya biasanya menunjukkan simbol minus (contoh -30%). Selama analisa anda dapat mengabaikan simbol minus.
Seluruh indikator Overbought/Oversold mengikuti satu peraturan; bertindak sesuai sinyal saat terjadi perubahan harga. Contoh, jika indikator Overbought/Oversold menunjukkan kondisi Overbought, lebih baik menunggu sampai harga turun sebelum melakukan deal penjualan.
Indikator William Percent Range dapat melihat pembalikkan harga. Indikator hampir selalu membentuk naik dan turun dalam arah balik beberapa hari sebelum harga mencapai puncak dan menurun. Dengan demikian, William Percent Range membentuk naik dan turun beberapa hari sebelum harga naik.
Kalkulasi
Di bawah ini adalah rumus untuk kalkulasi indikator %R, yang mirip dengan rumus Stochastic Formula: %R = (HIGH(i-n)-CLOSE)/(HIGH(i-n)-LOW(i-n))*100
Dimana:
CLOSE - adalah harga penutupan hari ini;
HIGH(i-n) - merupakan ketinggian yang tertinggi dalam jumlah (n) dari periode sebelumnya;
LOW(i-n) - merupakan kerendahan terrendah dalam jumlah (n) dari periode sebelumnya.
Di bawah ini adalah rumus untuk kalkulasi indikator %R, yang mirip dengan rumus Stochastic Formula: %R = (HIGH(i-n)-CLOSE)/(HIGH(i-n)-LOW(i-n))*100
Dimana:
CLOSE - adalah harga penutupan hari ini;
HIGH(i-n) - merupakan ketinggian yang tertinggi dalam jumlah (n) dari periode sebelumnya;
LOW(i-n) - merupakan kerendahan terrendah dalam jumlah (n) dari periode sebelumnya.
Stochastic Oscillator
Indikator teknik Stochastic Oscillator membandingkan harga penutupan saat ini dengan jangkauan harga selama periode tertentu. Indikator ditunjukkan dengan dua garis. Garis utama disebut %K. Garis kedua, disebut %D, yang merupakan rata-rata pergerakkan %K. Garis %K biasanya ditunjukkan sebagai garis rendah dan garis %D biasanya ditunjukakn sebagai grafik putus-putus.
Ada tiga cara yang paling populer untuk mengartikan Stochastic Oscillator.
Ada tiga cara yang paling populer untuk mengartikan Stochastic Oscillator.
- Beli saat Oscilator (%K atau %D) turun di bawah level tertentu (biasanya 20) dan kemudian naik diatas level ini. Jual saat Oscillator naik diatas level tertentu (biasanya 80) dan kemudian turun di bawah level ini;
- Beli saat garis %K naik diatas garis %D. Jual jika %K di bawah garis %D;
- Monitor perbedaan. Contoh: harga membentuk seri ketinggian dan Stochastic Oscillator turun melewati ketinggian sebelumnya.
Calculasi
Stochastic Oscillator memiliki empat variabel:
Rumus untuk %K adalah:
%K = (CLOSE-LOW(%K))/(HIGH(%K)-LOW(%K))*100
Where:
CLOSE - harga penutupan hari ini;
LOW(%K) - kerendahan terrendah dalam periode %K;
HIGH(%K) - ketinggian tertinggi dalam periode %K.
Rata-rata pergerakkan %D dihitung menurut rumus:
%D = SMA(%K, N)
Dimana:
N - adalah periode smoothing;
SMA - adalah rata-rata pergerakkan sederhana.
Stochastic Oscillator memiliki empat variabel:
- Periode %K. Jumlah periode waktu yang digunakan dalam kalkulai stochastic;
- Periode perlambatan %K. Jumlah periode waktu yang digunakan saat menghitung rata-rata pergerakkan %K;
- Metode %D. Metode (contohnya: Exponential, Simple, Smoothed, or Weighted) yang digunakan untuk menghitung %D>
Rumus untuk %K adalah:
%K = (CLOSE-LOW(%K))/(HIGH(%K)-LOW(%K))*100
Where:
CLOSE - harga penutupan hari ini;
LOW(%K) - kerendahan terrendah dalam periode %K;
HIGH(%K) - ketinggian tertinggi dalam periode %K.
Rata-rata pergerakkan %D dihitung menurut rumus:
%D = SMA(%K, N)
Dimana:
N - adalah periode smoothing;
SMA - adalah rata-rata pergerakkan sederhana.
Standard Deviation
Indikator teknik Standard Deviation, mengukur perubahan pasar. Indikator menentukan ukuran fluktuasi harga secara relatif pada rata-rata pergerakkan. Contohnya, jika nilai indikator tinggi, pasar dianggap berubah-ubah dan spread harga bar relatif pada rata-rata pegerakkan. Jika nilai indikator tidak tinggi perubahan pasar dianggap rendah dan harga bar mendekati rata-rata pergerakkan.
Indikator ini sering digunakan sebagai bagian indikator lainnya. Selama perhitungan nilai Bollinger Band Standard Deviation ditambahkan pada rata-rata pergerakkannya.
Dinamika pasar berada dalam perubahan penurunan yang cepat dan dorongan aktifitas, inilah sebabnya mengapa indikator ini sedikit sederhana:
Indikator ini sering digunakan sebagai bagian indikator lainnya. Selama perhitungan nilai Bollinger Band Standard Deviation ditambahkan pada rata-rata pergerakkannya.
Dinamika pasar berada dalam perubahan penurunan yang cepat dan dorongan aktifitas, inilah sebabnya mengapa indikator ini sedikit sederhana:
- Jika volume indikator tidak besar dan dorongan stabil pasar dalam aktifitas diharapkan.
- Jika volume indikator besar, sering menunjukkan bahwa aktifitas akan kembali di arah balik dengan segera.
Relative Vigor Index (RVI)
Indikator teknik Relative Vigor Index (RVI) berdasarkan pada fakta bahwa harga penutupan biasanya lebih tinggi dari harga pembukaan pada pasar bull. Situasinya berlawanan dengan pasar Bear.
Hasilnya, pergerakkan dilakukan oleh posisi saat harga berada di akhir periode. Untuk menormalkan indeks pada jangkauan trading harian, perubahan harga dibagi menjadi jangkauan maksimum harga selama satu hari. Untuk kalkulasi lebih detail, rata-rata pergerakkan sederhana digunakan. 10 adalah periode terbaik.
Untuk menghindari masalah, dibutuhkan garis sinyal tambahan, yang merupakan rata-rata pergerakkan 4 periode simetris atau nilai indeks Relative Vigor. Sinyal untuk membeli atau jual ditermia saat garis menghampiri satu sama lain.
Hasilnya, pergerakkan dilakukan oleh posisi saat harga berada di akhir periode. Untuk menormalkan indeks pada jangkauan trading harian, perubahan harga dibagi menjadi jangkauan maksimum harga selama satu hari. Untuk kalkulasi lebih detail, rata-rata pergerakkan sederhana digunakan. 10 adalah periode terbaik.
Untuk menghindari masalah, dibutuhkan garis sinyal tambahan, yang merupakan rata-rata pergerakkan 4 periode simetris atau nilai indeks Relative Vigor. Sinyal untuk membeli atau jual ditermia saat garis menghampiri satu sama lain.
Kalkulasi
RVI = (CLOSE-OPEN)/(HIGH-LOW)
Dimana:
OPEN - harga pembukaan;
HIGH - harga maksimum;
LOW - harga minimum;
CLOSE - harga penutupan.
RVI = (CLOSE-OPEN)/(HIGH-LOW)
Dimana:
OPEN - harga pembukaan;
HIGH - harga maksimum;
LOW - harga minimum;
CLOSE - harga penutupan.
Parabolic SAR
Indikator teknik Parabolic SAR dikembangkan untuk menganalisa tren pasar. Indikator dibuat dalam grafik harga. Indikator ini mirip dengan Indikator teknik rata-rata pergerakkan perbedaanya adalah Parabolic SAR bergerak dengan akselerasi yang lebih tinggi dan dapat mengubah posisi dalam hal harga. Indikator ditempatkan dibawah harga pada pasar Bull (tren naik) dan ditempatkan diatas harga pada pasar Bearish (tren turun).
Jika harga melewati garis Parabolic SAR, indikator berubah, dan nilai berikutnya ditempatkan berlawanan dengan harga. Saat inidikator berubah, harga maksimum atau minimum dianggap titik pertama periode sebelumnya. Perubahan indikator adalah tanda bahwa tren sudah selesai (koreksi atau datar) atau akan berubah.
Parabolic SAR menentukan titik keluar pasar. Posisi beli harus ditutup saat harga jatuh dibawah garis SAR, posisi jual harus ditutup saat harga naik diatas garis SAR. Indikator sering digunakan sebagai garis Trailing Stop.
Jika posisi beli terbuka, garis Parabolic SAR naik, kemanapun arah yang diambil oleh harga. Panjang dari garis pergerakkan SAR bergantung skala pergerakan harga.
Jika harga melewati garis Parabolic SAR, indikator berubah, dan nilai berikutnya ditempatkan berlawanan dengan harga. Saat inidikator berubah, harga maksimum atau minimum dianggap titik pertama periode sebelumnya. Perubahan indikator adalah tanda bahwa tren sudah selesai (koreksi atau datar) atau akan berubah.
Parabolic SAR menentukan titik keluar pasar. Posisi beli harus ditutup saat harga jatuh dibawah garis SAR, posisi jual harus ditutup saat harga naik diatas garis SAR. Indikator sering digunakan sebagai garis Trailing Stop.
Jika posisi beli terbuka, garis Parabolic SAR naik, kemanapun arah yang diambil oleh harga. Panjang dari garis pergerakkan SAR bergantung skala pergerakan harga.
Calculation
SAR(i) = SAR(i-1)+ACCELERATION*(EPRICE(i-1)-SAR(i-1))
Dimana:
SAR(i-1) - adalah nilai indikator pada garis sebelumnya;
ACCELERATION - adalah faktor akselerasi;
EPRICE(i-1) - adalah harga tertinggi (terrendah) untuk periode sebelumnya (EPRICE=HIGH untuk posisi beli dan EPRICE=LOW untuk posisi jual). Nilai indikator naik jika harga bar saat ini lebih tinggi dari bullish sebelumnya dan sebaliknya. Faktor akselerasi (ACCELERATION) akan menggandakan di saat yang sama, yang akan menyebabkan Parabolic SAR dan harga untuk bersama. Dengan kata lain, semakin cepat harga naik atau turun, semakin cepat juga indikator mendekati harga.
SAR(i) = SAR(i-1)+ACCELERATION*(EPRICE(i-1)-SAR(i-1))
Dimana:
SAR(i-1) - adalah nilai indikator pada garis sebelumnya;
ACCELERATION - adalah faktor akselerasi;
EPRICE(i-1) - adalah harga tertinggi (terrendah) untuk periode sebelumnya (EPRICE=HIGH untuk posisi beli dan EPRICE=LOW untuk posisi jual). Nilai indikator naik jika harga bar saat ini lebih tinggi dari bullish sebelumnya dan sebaliknya. Faktor akselerasi (ACCELERATION) akan menggandakan di saat yang sama, yang akan menyebabkan Parabolic SAR dan harga untuk bersama. Dengan kata lain, semakin cepat harga naik atau turun, semakin cepat juga indikator mendekati harga.
Relative Strength Index (RSI)
Indikator teknik Relative Strength Index(RSI) adalah harga yang mengikuti oscillator dengan jangkauan dari 0 ke 100. RSI dibuat oleh Wilder, dia merekomenasikan untuk menggunakan RSI 14 hari. Seiring berjalannya waktu, indikator RSI 9 hari dan 25 hari juga semakin banyak yang mengetahui. Salah satu metode paling popular analisa RSI adalah melihat perbedaan dimana harga membentuk ketinggian baru dan RSI turun untuk melewati ketinggian sebelumnya. Perbedaan ini adalah indikasi pembalikkan yang akan segera terjadi. Jika RSI menurun dan jatuh di bawah pergerakan terbarunya, maka itu berarti RSI telah menyelesaikan "failure swing". Failure swing adalah konfirmasi pembalikkan yang akan datang.
Relative Strength Indexes dibedakan:
Tops and bottoms Relative Strength Index biasanya dibentuk diatar 70 dan dibawah 30. Biasanya membentuk Tops dan Bottoms di grafik harga;
Model Grafik Chart
Relative Strength Indexes dibedakan:
Tops and bottoms Relative Strength Index biasanya dibentuk diatar 70 dan dibawah 30. Biasanya membentuk Tops dan Bottoms di grafik harga;
Model Grafik Chart
RSI sering kali membentuk pola grafik seperti Head and Shoulder atau segitiga yang terlhiat di grafik harga;
Failure swing (Terobosan Support atau Resistance) Ini adalah dimana RSI melewati ketinggian sebelumnya (puncak) atau turun dibawah kerendahan terbaru (melewati);
Level Support dan Resistance
Failure swing (Terobosan Support atau Resistance) Ini adalah dimana RSI melewati ketinggian sebelumnya (puncak) atau turun dibawah kerendahan terbaru (melewati);
Level Support dan Resistance
Level support dan resistance lebih baik terlihat pada grafik RSI kemudian grafik harga.
Perbedaan
Perbedaan
Perbedaan terjadi saat harga membuat ketinggian baru (atau kerendahan) namun tidak dipastikan oleh grafik RSI. Harga biasanya benar dan bergerak dalam arah RSI.
Kalkulasi
RSI = 100-(100/(1+U/D))
Dimana:
U - adalah jumlah rata-rata perubahan harga positif;
D - adalah rata-rata perubahan harga negatif.
RSI = 100-(100/(1+U/D))
Dimana:
U - adalah jumlah rata-rata perubahan harga positif;
D - adalah rata-rata perubahan harga negatif.
Support Pivot Resistance (SPR)
Support adalaha level harga, dimana lebih banyak buyer daripada seller.
Resistance adalah level harga, dimana lebih banyak seller daripada buyer.
Pivot Point berarti titik atau batas dimana suatu pergerakan harga akan berbalik arah. Dalam forex, pivot point adalah level dimana sentimen pasar berubah dari 'bullish' (naik) menjadi 'bearish' (turun) atau sebaliknya. Pivot point bersifat seperti support atau resistance, harga yang bergerak mendekati titik ini akan mendapat perlawanan dan akan berbalik arah. Tetapi jika harga berhasil menembus dan bergerak melewati titik ini, pergerakan itu akan berlanjut terus hingga mencapai Support/Resistance berikutnya.
Resistance adalah level harga, dimana lebih banyak seller daripada buyer.
Pivot Point berarti titik atau batas dimana suatu pergerakan harga akan berbalik arah. Dalam forex, pivot point adalah level dimana sentimen pasar berubah dari 'bullish' (naik) menjadi 'bearish' (turun) atau sebaliknya. Pivot point bersifat seperti support atau resistance, harga yang bergerak mendekati titik ini akan mendapat perlawanan dan akan berbalik arah. Tetapi jika harga berhasil menembus dan bergerak melewati titik ini, pergerakan itu akan berlanjut terus hingga mencapai Support/Resistance berikutnya.
ada catatan penting untuk titik ini setiap kali harga mencoba menembus titik2 ini akan memantul,
kita bisa juga mengambil 5-20 pips dari pantulan harga ini.
tapi perlu di ingat juga kuat tidaknya titik SPR ini tergantung berapa kali harga mencoba menembusnya, apabila sudah berkali2 akan mudah juga dilewati :D
kita bisa juga mengambil 5-20 pips dari pantulan harga ini.
tapi perlu di ingat juga kuat tidaknya titik SPR ini tergantung berapa kali harga mencoba menembusnya, apabila sudah berkali2 akan mudah juga dilewati :D
On Balance Volume (OBV)
fIndikator Teknik Balance Volume (OBV) adalah teknikal indikator momentum yang menghubungkan volume dengan perubahan harga. Indikator ini diperkenalkan oleh Joseph Granville, OBV dianggap sebagai indikator yang cukup sederhana. Jika harga penutupan bar saat ini lebih tinggi dari harga penutupan, volume bar saat ini ditambahkan pada volume OBV sebelumnya; jika harga penutupan bar saat ini lebih rendah dari harga penutupan sebelumnya, volume saat ini dikurangi dari volume saldo sebelumnya.
Analisa On Balance Volume berdasarkan pada prinsip bahwa perubahan OBV mendahului perubahan harga. Menurut prinsip ini naiknya volume saldo menunjukkan bahwa para profesional melakukan investasi pada instrumen. Saat pelanggan besar melakukan investasi dana, OBV memulai pertumbuhan cepat.
Jika harga mendahului pergerakkan OBV, "non-confirmation" telah terjadi. Non-Confirmation dapat terjadi pada puncak pasar Bull (saat harga naik tanpa pertumbuhan OBV atau mendahuluinya) atau dalam dasar pasar Bear (saat harga mulai turun dan OBV tidak menurun atau mendahului).
OBV berada dalam tren naik saat setiap ketinggian baru lebih tinggi dari yang sebelumnya dan setiap gelombang baru lebih rendah dari yang sebelumnya. Sama halnya dengan tren turun OBV yang dianggap penurunan sukses puncak dan gelombang. Saat OBV bergerak miring dan tidak membuat ketinggian dan kerendahan yang sukses, ini merupakan indikator yang menyatakan bahwa tren tidak ditentukan.
Jika tren berhenti, akan berada di posisi yang sama sampai terobosan terjadi. Terobosan tren akan terjadi dalam dua hal; saat trenberubah dari naik menjadi turun atau sebaliknya; dari tren turun menjadi naik.
Dalam hal kedua, OBV menjadi tidak terputuskan dan tetap seperti itu selama 3 periode. Jika tren berubah menjadi tidak terputuskan dan tetap seperti itu selama dua hari kemudian kembali menjadi tren naik. dalam OBV dianggap sebagai tren selama periode ini.
Saat tren OBV mengubah arah menjadi naik atau turun, "terobosan" terjadi. Terobosan OBV biasanya menginatkan mengenai terobosan harga dan investor harus menahan posisi beli jika OBV membuat terobosan naik dan penjualan jika BVI menembus turun. Posisi buka harus ditahan sampai perubahan harga.
Analisa On Balance Volume berdasarkan pada prinsip bahwa perubahan OBV mendahului perubahan harga. Menurut prinsip ini naiknya volume saldo menunjukkan bahwa para profesional melakukan investasi pada instrumen. Saat pelanggan besar melakukan investasi dana, OBV memulai pertumbuhan cepat.
Jika harga mendahului pergerakkan OBV, "non-confirmation" telah terjadi. Non-Confirmation dapat terjadi pada puncak pasar Bull (saat harga naik tanpa pertumbuhan OBV atau mendahuluinya) atau dalam dasar pasar Bear (saat harga mulai turun dan OBV tidak menurun atau mendahului).
OBV berada dalam tren naik saat setiap ketinggian baru lebih tinggi dari yang sebelumnya dan setiap gelombang baru lebih rendah dari yang sebelumnya. Sama halnya dengan tren turun OBV yang dianggap penurunan sukses puncak dan gelombang. Saat OBV bergerak miring dan tidak membuat ketinggian dan kerendahan yang sukses, ini merupakan indikator yang menyatakan bahwa tren tidak ditentukan.
Jika tren berhenti, akan berada di posisi yang sama sampai terobosan terjadi. Terobosan tren akan terjadi dalam dua hal; saat trenberubah dari naik menjadi turun atau sebaliknya; dari tren turun menjadi naik.
Dalam hal kedua, OBV menjadi tidak terputuskan dan tetap seperti itu selama 3 periode. Jika tren berubah menjadi tidak terputuskan dan tetap seperti itu selama dua hari kemudian kembali menjadi tren naik. dalam OBV dianggap sebagai tren selama periode ini.
Saat tren OBV mengubah arah menjadi naik atau turun, "terobosan" terjadi. Terobosan OBV biasanya menginatkan mengenai terobosan harga dan investor harus menahan posisi beli jika OBV membuat terobosan naik dan penjualan jika BVI menembus turun. Posisi buka harus ditahan sampai perubahan harga.
Kalkulasi
Jika penutupan hari ini lebihbesar dari penutupan kemarin, maka: OBV(i) = OBV(i-1)+VOLUME(i)
Jika penutupan hari ini kurang dari kemarin, maka: OBV(i) = OBV(i-1)-VOLUME(i)
Jika penutupan hari ini setara dengan penutupan kemarin, maka: OBV(i) = OBV(i-1)
Dimana:
OBV(i) - adalah nilai indikator untuk periode saat ini;
OBV(i-1) - adalah nilai indikator periode sebelumnya;
VOLUME(i) - adalah volume bar saat ini.
Jika penutupan hari ini lebihbesar dari penutupan kemarin, maka: OBV(i) = OBV(i-1)+VOLUME(i)
Jika penutupan hari ini kurang dari kemarin, maka: OBV(i) = OBV(i-1)-VOLUME(i)
Jika penutupan hari ini setara dengan penutupan kemarin, maka: OBV(i) = OBV(i-1)
Dimana:
OBV(i) - adalah nilai indikator untuk periode saat ini;
OBV(i-1) - adalah nilai indikator periode sebelumnya;
VOLUME(i) - adalah volume bar saat ini.
Moving Average Convergence Divergence (MACD)
Indikator teknik Moving Average Convergence/Divergence (MACD) adalah indikator dinamis trend selanjutnya. Menunjukan hubungan antara rata-rata dua pergerakkan harga.
Indikator teknik Moving Average Convergence/Divergence dibentuk dalam perbedaan antara rata-rata periode 26 dan 12. Menunjukakn saat garis sinyal (rata-rata pergerakkan indikator 9 periode) masuk ke MACD.
MACD lebih baik digunakan dalma pasar wide-swing trading. Moving Average Convergence/Divergence biasanya memberikan sinyal jika lintasan atau perbedaan terjadi dalam situasi overbought/oversold.
Crossing
Aturan dasar trading MACD berdasarkan pada crossing indikator dengan garis sinyal. Saat MACD jatuh di bawah garis sinyal, berarti itu waktunya untuk menjual, saat MACD naik diatas garis sinyal, waktu untuk membeli. Beli atau Jual saat MACD turun bergerak di atas atau di bawah nol.
Overbought/oversold conditions
Average Convergence/Divergence juga berguna untuk indikasi kondisi overbought/oversold. Saat MACD naik, berarti harga berlebihan nilai dan akan segera kembali ke level yang lebih realistis.
Divergence
Indikasi bahwa tren terkini diharapkan selesai terjadi saat MACD menyimpang dari harga. Perbedaan Bullish terjadi saat harga mencapai titik maksimum dan di saat yang sama indikator Moving Average Convergence/Divergence gagal mencapai ketinggian baru. Perbedaan Bearish dibentuk saat harga membuat kerendahan baru dan MACD gagal melakukannya. Kedua tipa perbedaan ini sangat penting jika terjadi di area overbought/oversold.
Indikator teknik Moving Average of Oscillator (OsMA) – adalah perbedaan antara Oscillatgor dan Oscillator Smoothing. Dalam hal ini, garis utama MACD digunakan sebagai Oscillator dan garis sinyal sebagai oscillator smoothing.
Indikator teknik Moving Average Convergence/Divergence dibentuk dalam perbedaan antara rata-rata periode 26 dan 12. Menunjukakn saat garis sinyal (rata-rata pergerakkan indikator 9 periode) masuk ke MACD.
MACD lebih baik digunakan dalma pasar wide-swing trading. Moving Average Convergence/Divergence biasanya memberikan sinyal jika lintasan atau perbedaan terjadi dalam situasi overbought/oversold.
Crossing
Aturan dasar trading MACD berdasarkan pada crossing indikator dengan garis sinyal. Saat MACD jatuh di bawah garis sinyal, berarti itu waktunya untuk menjual, saat MACD naik diatas garis sinyal, waktu untuk membeli. Beli atau Jual saat MACD turun bergerak di atas atau di bawah nol.
Overbought/oversold conditions
Average Convergence/Divergence juga berguna untuk indikasi kondisi overbought/oversold. Saat MACD naik, berarti harga berlebihan nilai dan akan segera kembali ke level yang lebih realistis.
Divergence
Indikasi bahwa tren terkini diharapkan selesai terjadi saat MACD menyimpang dari harga. Perbedaan Bullish terjadi saat harga mencapai titik maksimum dan di saat yang sama indikator Moving Average Convergence/Divergence gagal mencapai ketinggian baru. Perbedaan Bearish dibentuk saat harga membuat kerendahan baru dan MACD gagal melakukannya. Kedua tipa perbedaan ini sangat penting jika terjadi di area overbought/oversold.
Indikator teknik Moving Average of Oscillator (OsMA) – adalah perbedaan antara Oscillatgor dan Oscillator Smoothing. Dalam hal ini, garis utama MACD digunakan sebagai Oscillator dan garis sinyal sebagai oscillator smoothing.
Kalkulasi MACD
MACD dihitung dengan mengurangi nilai rata-rata pergerakkan eksponen 26 periode dari 12 periode. Titik pergerakkan sederhana 9 periode MACD (garis sinyal) ditempatkan di bagian atas MACD.
MACD = EMA(CLOSE, 12)-EMA(CLOSE, 26)
SIGNAL = SMA(MACD, 9)
Where:
EMA - the Exponential Moving Average;
SMA - the Simple Moving Average;
SIGNAL - the signal line of the indicator.
MACD dihitung dengan mengurangi nilai rata-rata pergerakkan eksponen 26 periode dari 12 periode. Titik pergerakkan sederhana 9 periode MACD (garis sinyal) ditempatkan di bagian atas MACD.
MACD = EMA(CLOSE, 12)-EMA(CLOSE, 26)
SIGNAL = SMA(MACD, 9)
Where:
EMA - the Exponential Moving Average;
SMA - the Simple Moving Average;
SIGNAL - the signal line of the indicator.
Average Directional Movement Index (ADX)
Average Directional Movement Index, ADX merupakan indikator teknik yang membantu menentukan tren harga. J. Welles Wilder merupakan pengembang yang mendeskripsikan secara detail konsep dalam buku “New concepts in technical trading systems”.
Perbandingan dari indikator dua arah 14-period +DI dan 14-period –DI memudahkan menentukan metode trading pada level yang paling sederhana dalam skala sistem Directional Movement. Untuk kalkulasi, indikator grafik digambarkan di satu sama lain, atau +DI dikurangi dari –DI. Harus diingat, pembelian saat +DI lebih tinggi dari –DI, dan penjualan dilakukan saat +DI lebih rendah dari –DI, metode ini diberikan oleh W. Wilder.
“Extreme point rule” adalah tambahan pada peraturan trading W. Wilder. Digunakan untuk penurunan deal dan eliminasi sinyal yang salah. Prinsip “extreme points” adalah anda harus menandakan titik persilangan dari +DI dan –DI; dan akan menjadi “extreme point”. +DI menjadi diatas –DI, menunjukkan harga maksimal dalam satu hari saat mereka bersilang. Dan sebaliknya, jika +DI lebih rendah dari –DI, maka titik persilangan akan menjadi harga minimal hari ini. Saat memasukki pasar juga ditentukan oleh titik ekstrim. Dalam menjadi lebih tinggi dari poin ekstrim, contoh; saat +DI diatas -DI, perlu menunggu untuk sinyal lalu memulai pembelian. Posisi jual dapat dipertahankan jika level harga tidak dapat melebihi level poin ekstrim.
Kalkulasi
ADX = SUM[(+DI-(-DI))/(+DI+(-DI)), N]/N
Dimana:
N - jumlah periode yang digunakan dalam kalkulasi.
ADX = SUM[(+DI-(-DI))/(+DI+(-DI)), N]/N
Dimana:
N - jumlah periode yang digunakan dalam kalkulasi.
Indikator Money Flow Index (MFI)
Indikator teknik Money Flow Index, MFI menunjukkan intensifikasi investasi uang dalam keamanan. Konstruksi dan interpretasinya mirip dengan Relative Strength Index, perbedaanya adalah MFI memperhatikan volume.
Dalam menganalisa Money Flow Index, kita harus mengingat hal berikut:
Perbedaan antara indikator dan pergerakkan harga. Jika harga naik dan Money Flow Index turun (atau sebaliknya) ada kemungkinan besar pembalikkan harga;
Nilai Money Flow Index diatas 80 dan dibawah 20 mengingatkan tentang potensi atas dan bawah pasar.
Dalam menganalisa Money Flow Index, kita harus mengingat hal berikut:
Perbedaan antara indikator dan pergerakkan harga. Jika harga naik dan Money Flow Index turun (atau sebaliknya) ada kemungkinan besar pembalikkan harga;
Nilai Money Flow Index diatas 80 dan dibawah 20 mengingatkan tentang potensi atas dan bawah pasar.
Kalkulasi
Perhitungan Money Flow Index meliputi beberapa tahap. Tahap pertama menentukan harga khusus (Typical price - TP) dari periode dalam pertanyaan.
TP = (HIGH + LOW + CLOSE)/3
Kemudian menghitung jumlah Money Flow (MF):
MF = TP * VOLUME
Jika harga khusus hari ini lebih besar dari TP kemarin, maka Money Flow dianggap positif. Jika harga hari ini lebih rendah dari kemarin, Money Flow dianggap negatif.
Money flow positif adalah jumlah money flow positif untuk periode tertentu. Money flow negatif adalah jumlah negatif money flow untuk periode tertentu.
Kalkulasi Money Ratio (MR) dengan membagi money flow positif dengan money flow negatif:
MR = Positive Money Flow (PMF)/Negative Money Flow (NMF)
Dan menghitung money flow index menggunakan money ratio:
MFI = 100 - (100 / (1 + MR))
Perhitungan Money Flow Index meliputi beberapa tahap. Tahap pertama menentukan harga khusus (Typical price - TP) dari periode dalam pertanyaan.
TP = (HIGH + LOW + CLOSE)/3
Kemudian menghitung jumlah Money Flow (MF):
MF = TP * VOLUME
Jika harga khusus hari ini lebih besar dari TP kemarin, maka Money Flow dianggap positif. Jika harga hari ini lebih rendah dari kemarin, Money Flow dianggap negatif.
Money flow positif adalah jumlah money flow positif untuk periode tertentu. Money flow negatif adalah jumlah negatif money flow untuk periode tertentu.
Kalkulasi Money Ratio (MR) dengan membagi money flow positif dengan money flow negatif:
MR = Positive Money Flow (PMF)/Negative Money Flow (NMF)
Dan menghitung money flow index menggunakan money ratio:
MFI = 100 - (100 / (1 + MR))
Langganan:
Postingan (Atom)
Diberdayakan oleh Blogger.

























.png)













